Testimoni
Suara mereka yang telah menempuh jalannya.
Cerita-cerita yang menjadi pengingat mengapa kami terus berdiri di kelas setiap pagi.

Saya kira saya hanya akan belajar bahasa. Ternyata saya belajar untuk hadir sepenuhnya—di hadapan pasien, di hadapan rekan kerja, di hadapan diri sendiri.
Aulia Rahma
Alumni 2024 · Caregiver, Osaka

Sensei tidak pernah memudahkan, dan justru itu yang menyelamatkan saya. Saat tiba di pabrik di Tokyo, semua terasa familiar—bahasanya, etosnya, ritmenya.
Bagas Wicaksono
Alumni 2022 · Teknisi, Tokyo

Enam tahun di Jepang, dan saya masih merasa berhutang pada Sakura Nihongo. Mereka tidak menjual mimpi—mereka menyiapkan saya untuk hidup yang nyata.
Sari Anggraeni
Alumni 2020 · Perawat lansia, Nagoya
縁 · en
Mungkin cerita berikutnya adalah milikmu.
Mulailah dari satu percakapan—gratis, tanpa beban.